Selayang Pandang

Dusun dasan Beleq merupakan salah satu dusun di Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara yang menjadi pusat masyarakat adat dan desa wisata. Masyarakat di dusun dasan Beleq hingga saat ini masih menjaga dan mempertahankan adat-istiadat peninggalan leluhur dengan kuat. Masyarakat di dusun dasan Beleq termasuk dalam masyarakat adat Pengorong Amor-amor, yang berarti dari laut hingga gunung. Cakupan wilayah adat tersebut semakin lama semakin menyempit. Hingga saat ini, dusun-dusun yang termasuk juga di dalamnya ialah dusun Tenggorong, dusun Gumantar, dusun Paok Gading, dusun dasan Tereng, dan dusun Tangga. Dusun dasan Beleq merupakan pusat masyarakat adat Pengorong Amor-amor. Setiap ada upacara-upacara adat dalam skala besar, dusun dasan Beleq yang menjadi pusatnya, baik itu dari segi wilayah maupun pranata adatnya.

Meskipun disebut dusun dasan Beleq, orang-orang setempat lebih sering menyebut tempat ini sebagai Desa Beleq. Hal ini dikarenakan sejak dahulu kala, orang-orang tua menyebut tempat itu sebagai Desa Beleq. Namun, karena berbagai perubahan kebijakan pemerintah setempat, nama sering kali berubah. Secara resmi, nama tempat tersebut ialah dusun dasan Beleq. Namun, secara de facto, orang-orang menyebutnya sebagai Desa Beleq.

Dusun dasan Beleq terletak di lereng Gunung Rinjani dan tidak jauh dari Pantai Tanjung Gumantar. Penduduknya kebanyakan bekerja di kebun atau ladang. Suasana pagi sampai sore terlihat sepi dan lengang karena sebagian besar penduduk bekerja. Pergaulan dan aktivitas sosial lain banyak dilakukan saat malam hari. Seperti kebanyakan orang Lombok, orang-orang di dusun dasan Beleq terkenal dengan keramahannya. Siapapun akan diambut dengan senyum hangat, segelas kopi hitam, dan kalau berkenan, rokok pilit atau linting.

Β 

One Reply to “Selayang Pandang”

Comments are closed.