Permainan Tradisional

Sorong Bambu

                  Permainan ini prinsipnya sama dengan tarik tambang, hanya saja tujuannya adalah mendorong, bukan menarik. Siapa yang bisa mendorong lawan dan melewati garis tengah yang sudah ditentukan adalah pemenangnya. Bambu yang didorong biasanya berukuran 2,5 meter. Permainan ini bisa dimainkan satu lawan satu atau berkelompok. 

Sungklit

                  Sungklit adalah permainan beregu yang dimainkan dua kelompok. Satu kelompok bisa beranggotakan tiga hingga lima orang. Alat yang digunakan adalah tongkat kayu panjang sebagai pemukul dan tongkat kayu berukuran pendek sebagai anak sungklit yang dipukul. Selain itu, diperlukan lubang kecil sebagai tempat untuk meletakkan anak sungklit.

Permainan dibagi menjadi dua kelompok: pemukul dan penangkap. Kelompok pemukul harus menyelesaikan tiga tingkatan. Tingkat pertama adalah mencungkil anak sungklit sejauh mungkin. Tingkat kedua adalah memukul anak sungklit dengan tongkat sejauh-jauhnya. Tingkat ketiga adalah memukul ujung anak sungklit lalu memukulnya sejauh mungkin saat anak sungklit masih berada di udara. Setiap tingkatan berhasil dilewati, poin yang didapatkan semakin meningkat. Jika anak sungklit yang dipukul berhasil ditangkap oleh kelompok penangkap, maka dua kelompok tersebut bertukar posisi. 

Kelompok yang memperoleh poin paling banyak dinyatakan menang. Kelompok yang kalah harus mendapatkan hukuman, yakni menggendong bolak-balik kelompok lawan sejauh anak sungklit yang dipukul.

Gasing

Gasing adalah permainan tradisional yang berbahan utama kayu. Gasing terbuat dari potongan kayu berukuran 10 cm yang dibentuk seperti tabung. Selain itu, dibutuhkan tali sekitar 2 meter untuk memainkannya. Cara memainkan gasing adalah dengan melilitkan tali di ujung gasing dan melemparkannya sehingga gasing tersebut berputar. 

Permainan ini dapat dilakukan satu lawan satu atau berkelompok. Dalam permainan satu lawan satu, pemain yang gasingnya paling lama berputar adalah pemenangnya. Pemain yang menang dapat memukul gasing lawan. Dalam permainan berkelompok, jika kelompok lawan mengaku kalah, anggota kelompok yang menang dapat memukul gasing lawan secara bergiliran.

Peresean

Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat susu Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Peresean termasuk dalam seni tari daerah Lombok. Peresean juga banyak dimainkan di dusun dasan Beleq. Peresean termasuk hal yang disenangi dan sering dilakukan. Petarung dalam Peresean biasanya disebut pepadu dan wasit disebut pakembar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *